Bagi yang sedang bimbang oleh sang kekasih, nih ada do'a yang bagus untuk diamalkan. Selamat Mengamalkan ya....:)
Ya Allah...
Seandainya telah Engkau catatkan
dia akan mejadi teman menapaki hidup
Satukanlah hatinya dengan hatiku
Titipkanlah kebahagiaan diantara kami
Agar kemesraan itu abadi
Dan ya Allah... ya Tuhanku yang Maha Mengasihi
Seiringkanlah kami melayari hidup ini
Ke tepian yang sejahtera dan abadi
Tetapi ya Allah...
Seandainya telah Engkau takdirkan...
...Dia bukan milikku
Bawalah ia jauh dari pandanganku
Luputkanlah ia dari ingatanku
Ambillah kebahagiaan ketika dia ada disisiku
Dan peliharalah aku dari kekecewaan
Serta ya Allah ya Tuhanku yang Maha Mengerti...
Berikanlah aku kekuatan
Melontar bayangannya jauh ke dada langit
Hilang bersama senja nan merah
Agarku bisa berbahagia walaupun tanpa bersama dengannya
Dan ya Allah yang tercinta...
Gantikanlah yang telah hilang
Tumbuhkanlah kembali yang telah patah
Walaupun tidak sama dengan dirinya....
Ya Allah ya Tuhanku...
Pasrahkanlah aku dengan takdirMu
Sesungguhnya apa yang telah Engkau takdirkan
Adalah yang terbaik buatku
Karena Engkau Maha Mengetahui
Segala yang terbaik buat hambaMu ini
Ya Allah...
Cukuplah Engkau saja yang menjadi pemeliharaku
Di dunia dan di akhirat
Dengarlah rintihan dari hambaMu yang daif ini
----------------------------------------
Jangan Engkau biarkan aku sendirian
Di dunia ini maupun di akhirat
----------------------------------------
Menjuruskan aku ke arah kemaksiatan dan kemungkaran
Maka kurniakanlah aku seorang pasangan yang beriman
Supaya aku dan dia dapat membina kesejahteraan hidup
Ke jalan yang Engkau ridhai
Dan kurniakanlah padaku keturunan yang soleh
Amin... Ya Rabbal 'Alamin
Terbaru
Minggu, 20 November 2011
Sebuah Renungan, Teguran, Sekaligus Doa
Kawan, hidup ini ternyata,tidak sekedar mengejar cita-cita pribadi saja
Di luar sana masih banyak orang tidak punya rumah
Masih banyak orang yg bahkan tidak tahu apakah besok pagi dia masih bisa makan
Masih banyak anak-anak yang bahkan tidak tahu sampai kapan mereka akan terus tidur beratapkan langit yang bahkan terkadang memuntahkan air dan beralaskan tanah yang keras
Di luar sana masih banyak orang tidak punya rumah
Masih banyak orang yg bahkan tidak tahu apakah besok pagi dia masih bisa makan
Masih banyak anak-anak yang bahkan tidak tahu sampai kapan mereka akan terus tidur beratapkan langit yang bahkan terkadang memuntahkan air dan beralaskan tanah yang keras
Masih banyak mereka yang masa depannya tidak jelas
Tapi sayangnya kita sering lupa akan hal itu
Tapi sayangnya kita sering lupa akan hal itu
Seringkali kita hanya ingat dan berempati hanya saat penderitaan mereka disodorkan depan muka kita. Selebihnya, mungkin kita lupa. Padahal seharusnya kita lah yang mencari tahu. Kita yang mencari fakta-fakta, bukan menunggu untuk ditemukan oleh fakta. Tapi sayangnya, kenyataan yang sering terjadi adalah kita hanya menunggu.
Masih banyak mereka yang tidak mandi karena alasan-alasan yang mungkin bagi kita mudah saja, seperti air bersih, sabun, dll. Sedangkan kita pun mungkin secara sadar maupun tidak sering membuang-buang air bersih atau memiliki banyak sabun yang tidak terpakai. Masih banyak mereka yg tidak memiliki baju selain yang menempel di tubuh mereka dan kita masih sempat mengeluh ngeluh karena baju kotor yang menumpuk? Ingatlah kawan..itu artinya kita beruntung memiliki banyak baju.
Masih banyak mereka yang tidak memiliki orang tua dan kita terkadang sering menggerutu hanya karena ditegur orang tua?
Ingatlah kawan..itu artinya kita beruntung karena masih diizinkan Allah untuk mewujudkan rasa sayang dan membalas kebaikan orang tua kita.
Seringkali kita mengeluh dan mengomel karena kelelahan berjalan kaki. Ingatlah kawan..itu artinya kita masih punya kaki dan tubuh yang berfungsi dengan baik.
Ingatlah kawan..itu artinya kita beruntung karena masih diizinkan Allah untuk mewujudkan rasa sayang dan membalas kebaikan orang tua kita.
Seringkali kita mengeluh dan mengomel karena kelelahan berjalan kaki. Ingatlah kawan..itu artinya kita masih punya kaki dan tubuh yang berfungsi dengan baik.
Apapun yang terjadi..
Seburuk apapun keadaan kita,,cobalah kita pandang dari sudut pandang yang berbeda
Dan kita akan menemukan dan pada akhirnya mengerti cara Allah menyayangi, mendidik, dan memberi yang terbaik untuk kita
Because we are loved
Seburuk apapun keadaan kita,,cobalah kita pandang dari sudut pandang yang berbeda
Dan kita akan menemukan dan pada akhirnya mengerti cara Allah menyayangi, mendidik, dan memberi yang terbaik untuk kita
Because we are loved
Tapi kenapa kita sering lupa?
Kenapa kita sering tidak berinfaq jika tidak diminta?
Kenapa tidak mencari tahu di mana kita bisa berinfak?
Kenapa kita sering tidak berinfaq jika tidak diminta?
Kenapa tidak mencari tahu di mana kita bisa berinfak?
Kawan..
Hidup tidak hanya bersemangat berprestasi dalam bidang akademik, organisasi, atau pekerjaan
Semua itu bagus sekali namun semangat dan prestasi luar biasa itu tidak ada artinya bila implementasinya sama dengan nol
Tidak ada artinya bila ternyata kita sampai lupa dengan orang-orang di luar sana
Mereka yang menjadi korban kemerdekaan yang blum merdeka
Mereka yang menjadi korban para pejabat yg bagai kacang lupa kulitnya itu
Mereka yang terlupakan, mereka yg dibohongi, mereka yg tertindas, mereka yg terjajah oleh 'kemerdekaan' negeri ini
Hidup tidak hanya bersemangat berprestasi dalam bidang akademik, organisasi, atau pekerjaan
Semua itu bagus sekali namun semangat dan prestasi luar biasa itu tidak ada artinya bila implementasinya sama dengan nol
Tidak ada artinya bila ternyata kita sampai lupa dengan orang-orang di luar sana
Mereka yang menjadi korban kemerdekaan yang blum merdeka
Mereka yang menjadi korban para pejabat yg bagai kacang lupa kulitnya itu
Mereka yang terlupakan, mereka yg dibohongi, mereka yg tertindas, mereka yg terjajah oleh 'kemerdekaan' negeri ini
Kawan..
Bersyukurlah punya banyak makanan
Banyak sekali orang yg kelaparan di dunia ini
Di Ethiopia, India, Indonesia, atau bahkan mungkin beberapa meter dari tempat kita duudk saat ini
Jadi ingatlah kawan..Jangan sampai kita membiarkan makanan membusuk di kulkas atau menjadi basi di dalam lemari / tudung saji
Bersyukurlah punya banyak makanan
Banyak sekali orang yg kelaparan di dunia ini
Di Ethiopia, India, Indonesia, atau bahkan mungkin beberapa meter dari tempat kita duudk saat ini
Jadi ingatlah kawan..Jangan sampai kita membiarkan makanan membusuk di kulkas atau menjadi basi di dalam lemari / tudung saji
Kawan..
Mari kita luangkan waktu..,,untuk bersyukur
Ya, untuk bersyukur
Karena selalu harus ada waktu untuk bersyukur
Jangan sampai kita bersikap tidak tahu diri
Jangan sampai kita rutin mengucapkan terima kasih kepada teman-teman namun tidak ingat untuk berterima kasih kepada Allah
Mari kita luangkan waktu..,,untuk bersyukur
Ya, untuk bersyukur
Karena selalu harus ada waktu untuk bersyukur
Jangan sampai kita bersikap tidak tahu diri
Jangan sampai kita rutin mengucapkan terima kasih kepada teman-teman namun tidak ingat untuk berterima kasih kepada Allah
Kawan...
Mari kita menghargai setiap waktu yang terlewat karena waktu tidak dapat berputar kembali
Bahkan Leonardo Da Vinci pernah menyatakan keheranannya mengenai manusia yangg sering tidur. Ia berpendapat manusia hidup tersebut seperti orang mati saja karena apa bedanya orang yang msh hidup dengan yang sudah meninggal apabila yang hidup juga tidak melakukan apa-apa (baca: sia2)?
Mari kita menghargai setiap waktu yang terlewat karena waktu tidak dapat berputar kembali
Bahkan Leonardo Da Vinci pernah menyatakan keheranannya mengenai manusia yangg sering tidur. Ia berpendapat manusia hidup tersebut seperti orang mati saja karena apa bedanya orang yang msh hidup dengan yang sudah meninggal apabila yang hidup juga tidak melakukan apa-apa (baca: sia2)?
Kawan..
Lihat ke negeri Palestina sana
Ke negeri para bayi yang terlahir untuk hidup di surga
Ke negeri yg para penghuninya waspada setiap saat terhadap pengeboman, penjarahan, pembunuhan, dan segala ketidakadilan yg dilakukan oleh orang2 yg mengatasnamakan perebutan kembali tanah milik mereka
Ke negeri yang pedih karena para muslim yg seharusnya bertitel saudara tidak bertindak sepertt saudara (baca: tidak mendukung)
Lihat ke negeri Palestina sana
Ke negeri para bayi yang terlahir untuk hidup di surga
Ke negeri yg para penghuninya waspada setiap saat terhadap pengeboman, penjarahan, pembunuhan, dan segala ketidakadilan yg dilakukan oleh orang2 yg mengatasnamakan perebutan kembali tanah milik mereka
Ke negeri yang pedih karena para muslim yg seharusnya bertitel saudara tidak bertindak sepertt saudara (baca: tidak mendukung)
Kawan..
Skali lagi, ingatlah..
Kita harus peka
Selalu lihat ke bawah tapi jangan lupa lihat ke atas juga
Selalu lihat ke depan tapi sesekali jangan lupa untuk menoleh ke belakang juga
In order to be a better person, we can't improve urself only without caring 4 others
Kawan..bayangkanlah kesepiannya mereka yang tidak memiliki keluarga, mereka yg dimusuhin, dikucilkan, apalagi kesepian dan kepedihan orang-orang yang ditinggal mati kluarganya yang terbunuh di depan mata merekaKawan...
Jangan terlalu sedih walaupun kadang orang suka meremehkan kita
Di belahan dunia di sebelah mana pun, banyak sekali orang-orang terbuang yg mungkin jauuuuhh lebih tersakiti daripada kita
Mereka dianggap hina
Mereka dipandang rendah
Entah berapa banyak cacian yg sudah mereka dengar
Perlakuan kasar yang mereka dapat juga tak terhitung
Lihatlah semuanya lebih dekat..dan kita akan sadar betapa sempurnanya hidup kita, paling tidak bagi diri kita sendiri
Skali lagi, ingatlah..
Kita harus peka
Selalu lihat ke bawah tapi jangan lupa lihat ke atas juga
Selalu lihat ke depan tapi sesekali jangan lupa untuk menoleh ke belakang juga
In order to be a better person, we can't improve urself only without caring 4 others
Kawan..bayangkanlah kesepiannya mereka yang tidak memiliki keluarga, mereka yg dimusuhin, dikucilkan, apalagi kesepian dan kepedihan orang-orang yang ditinggal mati kluarganya yang terbunuh di depan mata merekaKawan...
Jangan terlalu sedih walaupun kadang orang suka meremehkan kita
Di belahan dunia di sebelah mana pun, banyak sekali orang-orang terbuang yg mungkin jauuuuhh lebih tersakiti daripada kita
Mereka dianggap hina
Mereka dipandang rendah
Entah berapa banyak cacian yg sudah mereka dengar
Perlakuan kasar yang mereka dapat juga tak terhitung
Lihatlah semuanya lebih dekat..dan kita akan sadar betapa sempurnanya hidup kita, paling tidak bagi diri kita sendiri
Sabtu, 19 November 2011
Mau Selamat ? : Gunakan Akal !
Assalamu’alaikum, sobat semua….Apa kabar ? semoga Allah Ta’ala senantiasa meridhoi kita semua.
Sudah lebih satu bulan saya tidak meng up date blog ini…
Ternyata memang betul, menjaga Istiqomah itu sungguh-sungguh sangat berat... untuk sekedar istiqomah menuliskan atau mentraskipkan pengajian-pengajian yang saya ikutipun tidak bisa dilaksanakan.
Mungkin saya bisa menyampaikan beberapa alasan yang secara logika benar, tetapi alasan apapun yang saya kemukakan pasti itu hanya pembenaran-pembenaran subyektif saya. Karena pada hakekatnya, kenyataannya saya tidak bisa menjaga istiqomah itu....
Alhamdulillah...
Allahu Akbar, Hanyalah Allah yang Maha Kuasa.....yang memberikan hidayah, memberikan kesempatan, memberikan dorongan untuk sekedar menuliskan, mendokumentasikan apa-apa yang saya peroleh dari pengajian-pengajian yang saya ikuti. Semoga Allah SWT. Senantiasa membimbing kami. Amin.
Sobat,...
Seperti biasanya, berikut ini adalah tulisan mengenai hal-hal yang saya tangkap dari Pengajian Abahe, Pengajian rutin malem kemisan ( Rabu malam ).
Abah senantiasa mengajak menjaga diri kita dengan Taqwallah.
Pertama : ” Ayo kita njogo kelayan taqwallah, nglaksana ake dawuh-dawuhe Allah, ninggalake larangan-larangan Allah ”.
Kedua : kita diajak untuk senatiasa meningkatkan syukur kita kepada Allah, Meski bersyukur itu gampang, tetapi jarang orang yang bisa bersyukur. Kenapa gampang, sebab Barang siapa yang bisa bersyukur, maka oleh Allah akan ditambahi nikmatnya. Berarti ini perbuatan yang mestinya gampang. ( terus terang ini saya juga belum faham maksudnya )
Ketiga : ayo tingkatakan kesabaran kita. Sabar, inilah yang sangat berat. Yaitu sabar didalam melaksanakan perintah-perintah Allah, sabar menghadapi cobaan, ujian, musibah bencana ataupun balak. Tapi martabatnya lebih indah sebab orang yang sabar itu bersama-sama dengan orang-orang yang sabar pula, Innalloha ma’ashobirin.
Itulah beberapa hal yang harus kita gunakan sebagai bekal didalam menghadapi kehidupan, menghadapi globalisasi, menghadapi madhoron / bahaya/ kolo bendu. Maka kita harus lebih berhati-hati.
Lebih-lebih di kehidupan sekarang ini. Banyak upaya-upaya yang tidak kita sadari bagaimana kita ini semakin dijauhkan dari nilai-nilai keagamaan, keislaman kita.
Coba perhatikan dan renungkan, bagaimana seseorang dibuat tidak mencintai sesuatu yang seharusnya ia cintai, bagaimana dia dijauhkan dari rasa kecintaannya terhadap sesuatu ?
Ternyata rumusnya : perbanyaklah hal-hal yang gampang disenangi, sehingga orang dengan gampang meninggalkannya. Dan itulah yang terjadi saat ini.
Dulu semua orang tahu kalau tanggal 5 Oktober itu hari ABRI, 10 nopember hari pahlawan, 1 Juli hari kelahiran Pancasila, dll. Sekarang ? wis ora ono sing kelingan, jarang yang ingat lagi. Karena orang-orang membuat hal-hal baru yang nampaknya lebih mendunia, Hari HAM, Hari Bumi, Hari anti merokok, dan lain-lain peringatan lainnya, sehingga yang seharusnya benar-benar menjadi momentum sejarah sudah banyak dilupakan.
Dulu amat sakralnya orang mencintai, rasa kepemilikan terhadap masjid, Sekarang ? masjid menjadi ajang untuk rebutan takmir, rebutan menjadi pengurus. Tapi yang benar-benar memiliki masjid sudah tidak ada.
Dulu betapa indahnya orang sekolah. Pulang sekolah makan siang dirumah, kemudian sholat, istirahat sejenak, dilanjutkan sekolah arab atau mengaji. Sekarang ? anak-anak diwajibkan mengikuti tambahan pelajaran disekolah, kursus matematika, bahasa inggris, pramuka, les menghadapi ujian, dll. Bagaimana anak-anak memiliki masa bermain ?
Sehingga jadilah anak-anak kita tidak memiliki tata krama, subo sito, akhlaq yang bagus.
Di dunia politik, Pemeluk Islam adalah mayoritas di Indonesia, mana yang memilih partai Islam ? PKB, PKNU, PKS, atau yang lain ? apa ini tidak perlu mukhasabah, ikhtishaf. Bagaimana kita bangga dengan kepemilikan diri, dirumah sendiri, yang memiliki hak veto. tidak pernah lari dari tanggung jawab.
Ayo kita dalam berislam dan beribadah, itu yang kafah, menyeluruh, komprehensif. Maka untuk itu mari kita senantiasa meningkatkan semangat kita mencari ilmu agama, mengaji.
Kata Abahe.... Sekarang banyak ilmu semakin hilang.
Di Az-Zuhri tidak ada ilmu yang disimpan, semua ilmu disampaikan. Fiqih, Ulumul Qur’an.......silat.....10 jurus untuk pria, 10 jurus wanita, jurus asma’, Ilmu memasak, jahit menjahit.... diberika semua, tidak ada yang disimpan. Sebab” kalau ilmu itu saya simpan, siapa yang meneruskan ?”, kata Abahe.
Itulah sebabnya kita perlu mengingat sudah berilmukah kita ? sudah pintarkah kita ?
Golongan manusia berdasar kepintarannya di golongkan menjadi 4 tipe, yaitu :
1. Rojulun yadri wa yadri anahu yadri fahuwa alimun. fa tabi’uhu. Manusia itu pintar dan dia menyadari kepintarannya, maka orang ini orang pintar. Maka ikutilah dia.
2. Rojulun yadri wa layadri anahu yadri fa huwa ghofilun. Fannabi'uhu. Orang ini pintar tapi dia tidak menyadari dan tidak mengamalkan ilumunya, orang ini seperti orang sedang tidur, maka bangunkanlah.
3. Rojulun layadri wa yadri anahu layadri fahuwa mustaghshikin. Orang ini bodoh, dan dia menyadari bahwa dirinya adalah bodoh, maka orang ini berilah petunjuk.
4. Rojulun layadri wa layadri anahu layadri fahuwa dholimun. Jahilun murokabun. Orang ini bodoh, tapi tidak tahu kebodohonnya bahwa dirinya adalah bodoh. Orang ini adalah orang jahil. Bodoh atau dholim atau jahilun murokabun. Tinggalkan dia.
Kita termasuk golongan yang mana ?
Ayo kita selalu mencari ilmu, mentransfer ilmu, mengajarkan jalisan, dengan anak-anak kita seperti yang dilakukan orang tua kita, kakek-nenek kita dahulu.
Ayo kita semua baik yang pintar-pintar maupun yang bodoh-bodoh, ayo selalu gunakan akal, agar selamat dunia dan akherat.
Sebab tentang Akal, Al Aql ini Sahabat Ka'ab dan Abu Hurairah pernah bertanya kepada Rasulullah SAW.
Yaa.. Rasulullah, Man a’lamunnas ? Siapa orang yang paling pandai ? dijawab oleh Rasulullah Al aql, orang yang menggunakan akalnya.
Man a’budunnas ? Siapa orang yang paling hebat ibadahnya ? dijawab .... Al aql
Man afdholunnas ? Siapa yang paling utama-utamanya manusia ? dijawab .... Al aql
A’latul mu’min, al ’aql . Alat seorang mukmin adalah Al aqil.
Kita sudah diperintah oleh Allah Ta'ala untuk senantiasa Iqro’...iqro’...iqro’ . tapi kenyataannya kita masih saja jumud.
Oleh karena itu menghadapi persoalan hidup ini, ayo bangkit jangan menangis dengan kekalahan, jangan bersedih dengan kehilangan, senyumlah dengan pengalaman-pengalaman kenapa kita kalah, kenapa kita bersedih, maka kau akan menang, ketenangan kebahagiaan akan kau peroleh. Insyaallah.
Semoga Allah meridhoi langkah kita. Amin
Wasalamu'alaikum
Posted by Untaian Hikmah at 23:51 Links to this post Labels: Abu Hurairah, Akal, Al aql, kebodohan, Kepandaian, Keselamatan, mutiara hikmah, Rasullah
MUTIARA HIKMAH MALAM
Dimalam-malam yang hening, sungguh indah bila kita gunakan untuk bertafakur, bermuhasabah, memohon magfiroh dari Allah SWT.
Abahe, Guru ngaji kami, Mudir'am PP. Az-Zuhri Ketileng Semarang, senantiasa mengingatkan pada kita melalui pesan singkat untuk merenungkan segala sesuatu untuk memperoleh ridhlo Allah SWT.
Berikut adalah pesan-pesan singkat Abah, semoga bermanfaat bagi kita.
Abahe, Guru ngaji kami, Mudir'am PP. Az-Zuhri Ketileng Semarang, senantiasa mengingatkan pada kita melalui pesan singkat untuk merenungkan segala sesuatu untuk memperoleh ridhlo Allah SWT.
Berikut adalah pesan-pesan singkat Abah, semoga bermanfaat bagi kita.
- " Upayakan Setiap hari bertambah satu. Kenapa kau lupa bahwa sebulan tambah 30, setahun tambah 365 ?. Ayo sing nejo qiyamul lail, tahajud, Istigfar bareng-bareng "
- " Aku bisa begini karena kasih sayang Ibuku. Aku malu apa yang telah kuberikan pada Ibuku sampai saat ini ? ", Ayo sing kerso qiyamul lail, tahajud bareng-bareng Abahe.
- " Alangkah Indahnya terdengar alunan-alunan nada Maulid tatkala ku kehilangan segala-galanya di kehidupan ini. Sing kerso qiyamul lail, tahajud. Istigfar bareng-bareng.
Posted by Untaian Hikmah at 08:40 Links to this post Labels: Abahe, muhasabah, PP. Az-Zuhri., qiyamul lail
Rabu, 16 November 2011
KATA – KATA HIKMAH
1) Jangan sekali-kali kita meremehkan sesuatu perbuatan baik walaupun hanya sekadar senyuman.
2) Dunia ini umpama lautan yg luas. Kita adalah kapal yg belayar di lautan telah ramai kapal karam didalamnya.. andai muatan kita adalah iman, dan layarnya takwa, nescaya kita akan selamat dari tersesat di lautan hidup ini.
3) Hidup tak selalunya indah tapi yang indah itu tetap hidup dalam kenangan.
4) Setiap yang kita lakukan biarlah jujur kerana kejujuran itu telalu penting dalam sebuah kehidupan. Tanpa kejujuran hidup sentiasa menjadi mainan orang.
5) Hati yg terluka umpama besi bengkok walau diketuk sukar kembali kepada bentuk asalnya.
6) Dalam kerendahan hati ada ketinggian budi. Dalam kemiskinan harta ada kekayaan jiwa. Dalam kesempitan hidup ada kekuasaan ilmu.
7) Ikhlaslah menjadi diri sendiri agar hidup penuh dengan ketenangan dan keamanan. Hidup tanpa pegangan ibarat buih-buih sabun. Bila-bila masa ia akan pecah.
Kegagalan dalam kemuliaan lebih baik daripada kejayaan dalam kehinaan. Memberi sedikit dengan ikhlas pula lebih mulia dari memberi dengan banyak tapi diiringi dengan riak.
9) Tidak ada insan suci yang tidak mempunyai masa lampau dan tidak ada insan yang berdosa yang tidak mempunyai masa depan.
10) Kata-kata yang lembut dapat melembutkan hati yang lebih keras dari batu.Tetapi kata-kata yang kasar dapat mengasarkan hati yang lunak seperti sutera.
11) Lidah yang panjangnya tiga inci boleh membunuh manusia yang tingginya enam kaki.
12) Agama tidak pernah mengecewakan manusia. Tetapi manusia yang selalu mengecewakan agama.
13) Nafsu mengatakan perempuan itu cantik atas dasar rupanya. Akal mengatakan perempuan itu cantik atas dasar ilmu dan kepintarannya. Dahati mengatakan perempuan itu cantik atas dasar akhlaknya.
14) Keikhlasan itu umpama seekor semut hitam di atas batu yang hitam di malam yang amat kelam. Ianya wujud tapi amat sukar dilihat.
15) Hidup memerlukan pengorbananan. Pengorbanan memerlukan perjuangan Perjuangan memerlukan ketabahan. Ketabahan memerlukan keyakinan. Keyakinan pula menentukan kejayaan. Kejayaan pula akan menentukan kebahagiaan.
16) Seseorang yang bijak melahirkan kata-kata selalunya disanjung sehingga ia mula bercakap kosong
17) Harta akan habis digunakan tanpa ilmu tetapi sebaliknya ilmu akan berkembang jika ianya digunakan.
18) Kekayaan bukanlah satu dosa dan kecantikan bukanlah satu kesalahan. Oleh sebab itu jika anda memiliki kedua-duanya janganlah anda lupa pada Yang Maha Kuasa.
19) Sahabat yang tidak jujur ibarat dapur yang berhampiran. Jikalau pun kamu tidak terkena jelaganya sudah pasti akan terkena asapnya. 20) Mengapa manusia gemar mencetuskan pertelingkahan sedangkan manusia itu sendiri dilahirkan dari sebuah kemesraan.
21) Kita sentiasa muda untuk melakukan dosa tetapi tidak pernah tua untuk bertaubat.
22) Gantungkan azam dan semangatmu setinggi bintang di langit dan rendahkan hatimu serendah mutiara di lautan.
23) Setiap mata yang tertutup belum bererti ia tidur. Setiap mata terbuka belum bererti ia melihat.
24) Jadikan dirimu bagai pohon yang rendang di mana insan dapat berteduh. Jangan seperti pohon kering tempat sang pungguk melepas rindu dan hanya layak dibuat kayu api.
25) Menulis sepuluh jilid buku mengenai falsafah lebih mudah daripada melaksanakan sepotong pesanan.
26) Jangan menghina barang yang kecil kerana jarum yang kecil itu kadang-kadang menumpahkan darah.
27) Kegembiraan ibarat semburan pewangi, pabila kita memakainya semua akan dapat merasa keharumannya. Oleh seabab itu berikanlah walau secebis kegembiraan yang anda miliki itu kepada teman anda.
28) Esok pasti ada tetapi esok belum pasti untuk kita. Beringat-ingatlah untuk menghadapi esok yang pastikan mendatang.
29) Reaksi emosi jangan dituruti kerana implikasinya tidak seperti yang diimaginasi .
30) Sahabat yang beriman ibarat mentari yang menyinar. Sahabat yang setia bagai pewangi yang mengharumkan. Sahabat sejati menjadi pendorong impian. Sahabat berhati mulia membawa kita ke jalan Allah.
31) Orang yang bahagia itu akan selalu menyediakan waktu untuk membaca kerana membaca itu sumber hikmah menyediakan waktu tertawa kerana tertawa itu muziknya jiwa, menyediakan waktu untuk berfikir kerana berfikir itu pokok kemajuan, menyediakan waktu untuk beramal kerana beramal itu pangkal kejayaan, menyediakan waktu untuk bersenda kerana bersenda itu akan membuat muda selalu dan menyediakan waktu beribadat kerana beribadat itu adalah ibu dari segala ketenangan jiwa.
32) Penglihatan itu sebagai panah iblis yang berbisa, maka siapa yang mengelakkannya kerana takut padaKu, maka Aku akan menggantikannya dengan iman yang dirasakan manisnya dalam hati…
33) Reaksi emosi jangan dituruti kerana implikasinya tidak seperti yang diimaginasi .
34) Sahabat yang beriman ibarat mentari yang menyinar. Sahabat yang setia bagai pewangi yang mengharumkan. Sahabat sejati menjadi pendorong impian. Sahabat berhati mulia membawa kita ke jalan Allah.
35) Orang yang bahagia itu akan selalu menyediakan waktu untuk membaca kerana membaca itu sumber hikmah menyediakan waktu tertawa kerana tertawa itu muziknya jiwa, menyediakan waktu untuk berfikir kerana berfikir itu pokok kemajuan, menyediakan waktu untuk beramal kerana beramal itu pangkal kejayaan, menyediakan waktu untuk bersenda kerana bersenda itu akan membuat muda selalu dan menyediakan waktu beribadat kerana beribadat itu adalah ibu dari segala ketenangan jiwa.
36) Penglihatan itu sebagai panah iblis yang berbisa, maka siapa yang mengelakkannya kerana takut padaKu, maka Aku akan menggantikannya dengan iman yang dirasakan manisnya dalam hati…
37) “Wanita yang cantik tanpa peribadi yang mulia, umpama kaca mata yang bersinar-bersinar, tetapi tidak melihat apa-apa”
38) “Kekecewaan mengajar kita erti kehidupan. Teruskan perjuangan kita walaupun terpaksa menghadapi rintangan demi rintangan dalam hidup”
39) Tanda Orang Bijaksana Ialah Hatinya Selalu Berniat Suci; Lidahnya Selalu Basah Dengan Zikrullah; Matanya Menangis Kerana Penyesalan (Terhadap Dosa); Sabar Terhadap Perkara Yang Dihadapi Dan Mengutamakan Akhirat Berbanding Dunia.
40) Jika kejahatan di balas kejahatan, maka itu adalah dendam. Jika kebaikan dibalas kebaikan itu adalah perkara biasa. Jika kebaikan dibalas kejahatan, itu adalah zalim. Tapi jika kejahatan dibalas kebaikan, itu adalah mulia dan terpuji.”
41) “Hidup umpama aiskrim. Nikmatilah ia sebelum cair”
42) “Kata-kata itu sebenarnya tidak mempunyai makna utk menjelaskan perasaan. Manusia boleh membentuk seribu kata-kata, seribu bahasa. Tapi kata-kata bukan bukti unggulnya perasaan”
43) “Hidup tidak boleh berpandukan perasaan hati yg kadangkala boleh menjahanamkan diri sendiri. Perkara utama harus kita fikirkan ialah menerima sesuatu atau membuat sesuatu dgn baik berlandaskan kenyataan”
44) “Hidup adalah gabungan antara bahagia dan derita. Ia adalah menguji keteguhan iman seseorang. Malangnya bagi mereka yg hanya mengikut kehendak hati tidak sanggup menerima penderitaan.
45) Hadiah Terbaik : Kepada kawan – Kesetiaan Kepada musuh – Kemaafan Kepada ketua – Khidmat Kepada yang muda – Contoh terbaik Kepada yang tua – Hargai budi mereka dan kesetiaan. Kepada pasangan – Cinta dan ketaatan Kepada manusia – Kebebasan
46) “Berfikir secara rasional tanpa dipengaruhi oleh naluri atau emosi merupakan satu cara menyelesaikan masalah yg paling berkesan”
47) “Hiduplah seperti lilin menerangi orang lain, janganlah hidup seperti duri mencucuk diri dan menyakiti orang lain.”
48) “Dunia ini ibarat pentas. Kita adalah pelakonnya. Maka berlumba-lumbalah beramal supaya hidup bahagia di dunia dan akhirat”
49) “Akal itu menteri yang menasihati, Hati itu ialah raja yang menentukan, Harta itu satu tamu yang akan berangkat, kesenangan itu satu masa yang ditinggalkan”.
50) “Selemah-lemah manusia ialah orang yg tak boleh mencari sahabat dan orang yang lebih lemah dari itu ialah orang yg mensia-siakan sahabat yg telah dicari”
51) “ucapan sahabat yg jujur lebih besar harganya daripada harta benda yg diwarisi dari nenek moyang”
52) “Ingatlah, sabar itu iman, duit bukan kawan, dunia hanya pinjaman dan mati tak ber teman..”
2) Dunia ini umpama lautan yg luas. Kita adalah kapal yg belayar di lautan telah ramai kapal karam didalamnya.. andai muatan kita adalah iman, dan layarnya takwa, nescaya kita akan selamat dari tersesat di lautan hidup ini.
3) Hidup tak selalunya indah tapi yang indah itu tetap hidup dalam kenangan.
4) Setiap yang kita lakukan biarlah jujur kerana kejujuran itu telalu penting dalam sebuah kehidupan. Tanpa kejujuran hidup sentiasa menjadi mainan orang.
5) Hati yg terluka umpama besi bengkok walau diketuk sukar kembali kepada bentuk asalnya.
6) Dalam kerendahan hati ada ketinggian budi. Dalam kemiskinan harta ada kekayaan jiwa. Dalam kesempitan hidup ada kekuasaan ilmu.
7) Ikhlaslah menjadi diri sendiri agar hidup penuh dengan ketenangan dan keamanan. Hidup tanpa pegangan ibarat buih-buih sabun. Bila-bila masa ia akan pecah.
9) Tidak ada insan suci yang tidak mempunyai masa lampau dan tidak ada insan yang berdosa yang tidak mempunyai masa depan.
10) Kata-kata yang lembut dapat melembutkan hati yang lebih keras dari batu.Tetapi kata-kata yang kasar dapat mengasarkan hati yang lunak seperti sutera.
11) Lidah yang panjangnya tiga inci boleh membunuh manusia yang tingginya enam kaki.
12) Agama tidak pernah mengecewakan manusia. Tetapi manusia yang selalu mengecewakan agama.
13) Nafsu mengatakan perempuan itu cantik atas dasar rupanya. Akal mengatakan perempuan itu cantik atas dasar ilmu dan kepintarannya. Dahati mengatakan perempuan itu cantik atas dasar akhlaknya.
14) Keikhlasan itu umpama seekor semut hitam di atas batu yang hitam di malam yang amat kelam. Ianya wujud tapi amat sukar dilihat.
15) Hidup memerlukan pengorbananan. Pengorbanan memerlukan perjuangan Perjuangan memerlukan ketabahan. Ketabahan memerlukan keyakinan. Keyakinan pula menentukan kejayaan. Kejayaan pula akan menentukan kebahagiaan.
16) Seseorang yang bijak melahirkan kata-kata selalunya disanjung sehingga ia mula bercakap kosong
17) Harta akan habis digunakan tanpa ilmu tetapi sebaliknya ilmu akan berkembang jika ianya digunakan.
18) Kekayaan bukanlah satu dosa dan kecantikan bukanlah satu kesalahan. Oleh sebab itu jika anda memiliki kedua-duanya janganlah anda lupa pada Yang Maha Kuasa.
19) Sahabat yang tidak jujur ibarat dapur yang berhampiran. Jikalau pun kamu tidak terkena jelaganya sudah pasti akan terkena asapnya. 20) Mengapa manusia gemar mencetuskan pertelingkahan sedangkan manusia itu sendiri dilahirkan dari sebuah kemesraan.
21) Kita sentiasa muda untuk melakukan dosa tetapi tidak pernah tua untuk bertaubat.
22) Gantungkan azam dan semangatmu setinggi bintang di langit dan rendahkan hatimu serendah mutiara di lautan.
23) Setiap mata yang tertutup belum bererti ia tidur. Setiap mata terbuka belum bererti ia melihat.
24) Jadikan dirimu bagai pohon yang rendang di mana insan dapat berteduh. Jangan seperti pohon kering tempat sang pungguk melepas rindu dan hanya layak dibuat kayu api.
25) Menulis sepuluh jilid buku mengenai falsafah lebih mudah daripada melaksanakan sepotong pesanan.
26) Jangan menghina barang yang kecil kerana jarum yang kecil itu kadang-kadang menumpahkan darah.
27) Kegembiraan ibarat semburan pewangi, pabila kita memakainya semua akan dapat merasa keharumannya. Oleh seabab itu berikanlah walau secebis kegembiraan yang anda miliki itu kepada teman anda.
28) Esok pasti ada tetapi esok belum pasti untuk kita. Beringat-ingatlah untuk menghadapi esok yang pastikan mendatang.
29) Reaksi emosi jangan dituruti kerana implikasinya tidak seperti yang diimaginasi .
30) Sahabat yang beriman ibarat mentari yang menyinar. Sahabat yang setia bagai pewangi yang mengharumkan. Sahabat sejati menjadi pendorong impian. Sahabat berhati mulia membawa kita ke jalan Allah.
31) Orang yang bahagia itu akan selalu menyediakan waktu untuk membaca kerana membaca itu sumber hikmah menyediakan waktu tertawa kerana tertawa itu muziknya jiwa, menyediakan waktu untuk berfikir kerana berfikir itu pokok kemajuan, menyediakan waktu untuk beramal kerana beramal itu pangkal kejayaan, menyediakan waktu untuk bersenda kerana bersenda itu akan membuat muda selalu dan menyediakan waktu beribadat kerana beribadat itu adalah ibu dari segala ketenangan jiwa.
32) Penglihatan itu sebagai panah iblis yang berbisa, maka siapa yang mengelakkannya kerana takut padaKu, maka Aku akan menggantikannya dengan iman yang dirasakan manisnya dalam hati…
33) Reaksi emosi jangan dituruti kerana implikasinya tidak seperti yang diimaginasi .
34) Sahabat yang beriman ibarat mentari yang menyinar. Sahabat yang setia bagai pewangi yang mengharumkan. Sahabat sejati menjadi pendorong impian. Sahabat berhati mulia membawa kita ke jalan Allah.
35) Orang yang bahagia itu akan selalu menyediakan waktu untuk membaca kerana membaca itu sumber hikmah menyediakan waktu tertawa kerana tertawa itu muziknya jiwa, menyediakan waktu untuk berfikir kerana berfikir itu pokok kemajuan, menyediakan waktu untuk beramal kerana beramal itu pangkal kejayaan, menyediakan waktu untuk bersenda kerana bersenda itu akan membuat muda selalu dan menyediakan waktu beribadat kerana beribadat itu adalah ibu dari segala ketenangan jiwa.
36) Penglihatan itu sebagai panah iblis yang berbisa, maka siapa yang mengelakkannya kerana takut padaKu, maka Aku akan menggantikannya dengan iman yang dirasakan manisnya dalam hati…
37) “Wanita yang cantik tanpa peribadi yang mulia, umpama kaca mata yang bersinar-bersinar, tetapi tidak melihat apa-apa”
38) “Kekecewaan mengajar kita erti kehidupan. Teruskan perjuangan kita walaupun terpaksa menghadapi rintangan demi rintangan dalam hidup”
39) Tanda Orang Bijaksana Ialah Hatinya Selalu Berniat Suci; Lidahnya Selalu Basah Dengan Zikrullah; Matanya Menangis Kerana Penyesalan (Terhadap Dosa); Sabar Terhadap Perkara Yang Dihadapi Dan Mengutamakan Akhirat Berbanding Dunia.
40) Jika kejahatan di balas kejahatan, maka itu adalah dendam. Jika kebaikan dibalas kebaikan itu adalah perkara biasa. Jika kebaikan dibalas kejahatan, itu adalah zalim. Tapi jika kejahatan dibalas kebaikan, itu adalah mulia dan terpuji.”
41) “Hidup umpama aiskrim. Nikmatilah ia sebelum cair”
42) “Kata-kata itu sebenarnya tidak mempunyai makna utk menjelaskan perasaan. Manusia boleh membentuk seribu kata-kata, seribu bahasa. Tapi kata-kata bukan bukti unggulnya perasaan”
43) “Hidup tidak boleh berpandukan perasaan hati yg kadangkala boleh menjahanamkan diri sendiri. Perkara utama harus kita fikirkan ialah menerima sesuatu atau membuat sesuatu dgn baik berlandaskan kenyataan”
44) “Hidup adalah gabungan antara bahagia dan derita. Ia adalah menguji keteguhan iman seseorang. Malangnya bagi mereka yg hanya mengikut kehendak hati tidak sanggup menerima penderitaan.
45) Hadiah Terbaik : Kepada kawan – Kesetiaan Kepada musuh – Kemaafan Kepada ketua – Khidmat Kepada yang muda – Contoh terbaik Kepada yang tua – Hargai budi mereka dan kesetiaan. Kepada pasangan – Cinta dan ketaatan Kepada manusia – Kebebasan
46) “Berfikir secara rasional tanpa dipengaruhi oleh naluri atau emosi merupakan satu cara menyelesaikan masalah yg paling berkesan”
47) “Hiduplah seperti lilin menerangi orang lain, janganlah hidup seperti duri mencucuk diri dan menyakiti orang lain.”
48) “Dunia ini ibarat pentas. Kita adalah pelakonnya. Maka berlumba-lumbalah beramal supaya hidup bahagia di dunia dan akhirat”
49) “Akal itu menteri yang menasihati, Hati itu ialah raja yang menentukan, Harta itu satu tamu yang akan berangkat, kesenangan itu satu masa yang ditinggalkan”.
50) “Selemah-lemah manusia ialah orang yg tak boleh mencari sahabat dan orang yang lebih lemah dari itu ialah orang yg mensia-siakan sahabat yg telah dicari”
51) “ucapan sahabat yg jujur lebih besar harganya daripada harta benda yg diwarisi dari nenek moyang”
52) “Ingatlah, sabar itu iman, duit bukan kawan, dunia hanya pinjaman dan mati tak ber teman..”
Tuan Guru Haji Muhammad Zainuddin Abdul Majid
1 Vote
KM. Krens. Lotim. Nama lengkap ulama besar yang berasal dari Lombok Timur ini ialah Tuan Guru Kiyai Haji Muhammad Zainuddin bin Haji Abdul Madjid. Ketika kecil, ahli keluarganya memanggil beliau Muhammad Saggaf. Asal-muasal penggunaan nama ini bermula setelah ayahandanya didatangi oleh waliyullah yang berasal dari Hadhramaut dan Maghribi tiga hari sebelum beliau dilahirkan. Kedua waliyullah itu secara kebetulan mempunyai nama yang sama iaitu “Saqqaf” dan berpesan kepada Tuan Guru Haji Abdul Madjid supaya anaknya yang akan lahir itu diberi nama “Saqqaf” yang bermaksud “tukang memperbaiki atap”. Kata “Saqqaf” kemudiannya di Indonesia-kan menjadi “Saggaf” dan untuk dialek bahasa Sasak menjadi “Segep”. Itulah sebabnya beliau sering dipanggil dengan “Gep” oleh bondanya. Setelah menunaikan ibadah haji, nama yang digunakan semasa kecil diganti dengan Haji Muhammad Zainuddin. Nama ini diberi oleh ayahanda beliau sendiri yang diambil bersempena nama seorang ulama besar dari Tanah Melayu yang mengajar di Masjidil Haram. Ulama besar yang dimaksudkan ialah Syeikh Muhammad Zainuddin yang berasal dari Sarawak. Tuan Guru Kiyai Haji Abdul Madjid dilahirkan di Kampung Bermi, Pancor, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat pada 17 Rabiul Awwal 1316 Hijriah bersamaan dengan dengan 5 Ogos 1898 Masehi hasil dari perkahwinan Tuan Guru Haji Abdul Madjid yang lebih terkenal dengan panggilan Guru Mukminah atau Guru Minah dengan seorang wanita solehah bernama Hajjah Halimah al-Sa’diyah.[1] Tuan Guru Haji Muhammad Zainuddin berpulang ke rahmatullah pada hari Selasa, 21 Oktober 1997 M bersamaan 20 Jumadil Akhir 1418 H di kediamannya di desa Pancor, Lombok Timur.
Diriwayatkan Tuan Guru Haji Muhammad Zainuddin berketurunan kesultanan Selaparang, sebuah kerajaan Islam yang pernah berkuasa di Pulau Lombok. Disebutkan bahwa Tuan Guru Haji Muhammad Zainuddin Abdul Madjid merupakan keturunan Kerajaan Selaparang yang ke-17.[2] Dalam keluarganya, Tuan Guru Haji Muhammad Zainuddin adalah anak bongsu dari enam bersaudara. Saudara kandung beliau ada lima orang iaitu Siti Syarbini, Siti Cilah, Hajjah Saudah, Haji Muhammad Sabur dan Hajjah Masyitah.
Tuan Guru Haji Muhammad Zainuddin mendapat pendidikan awal dari ayahandanya sendiri. Beliau mula mengaji al-Quran dan ilmu-ilmu agama yang lain yang dididik oleh ayahandanya sejak usianya 5 tahun. Setelah berusia 9 tahun, Tuan Guru Haji Muhammad Zainuddin memasuki pendidikan formal yang disebut sebagai Sekolah Rakyat Negara. Setelah menamatkan pendidikan formalnya, beliau kemudiannya menuntut ilmu agama ulama besar tempat seperti Tuan Guru Haji Syarafudin dan Tuan Guru Haji Muhammad Sa’id dari Pancor serta Tuan Guru Abdullah bin Amaq Dulaji dari Desa Kelayu, Lombok Timur. Dengan ketiga-tiga guru ini, Tuan Guru Haji Muhammad Zainuddin menimba ilmu dalam sistem halaqah. Beliau berangkat ke Makkah ketika usianya mencecah 15 tahun untuk mendalami ilmu agama. Pada peringkat awal, beliau belajar di lingkaran halaqah di Masjidil Haram. Antara gurunya disitu ialah Syeikh Marzuki, seorang berketurunan Arab kelahiran Palembang yang sudah lama mengajar mengaji di Masjid Haram. Gurunya itu berusia sekitar 50 tahun ketika Tuan Guru Muhammad Zainuddin mula menimba ilmu dengannya. Beliau juga belajar ilmu sastera kepada ahli syair terkenal Makkah iaitu Syeikh Muhammad Amin al-Kutbi dan Sayyid Muhsin Al-Palembani, seorang berketurunan Arab kelahiran Palembang yang kemudiannya menjadi guru beliau di Madrasah al-Shaulatiyah. Selepas berlakunya Perang Wahhabi, Tuan Guru Haji Muhammad Zainuddin memasuki Madrasah al-Shaulatiyah yang pada masa itu dipimpin oleh Syeikh Salim Rahmatullah. Pada hari pertama beliau masuk ke madrasah itulah beliau telah bertemu Syeikh Hasan Muhammad al-Masysyath, guru utama beliau yang banyak mencorak keperibadian beliau. Dari gurunya inilah beliau mendapat risalah/ijazah dengan seluruh isi kitabnya yang bertajuk “al-Irsyad bi al-Dzikr ba’da Ma’alim al-Ijazah wa al-Asnaf”. Untuk menentukan tahap kelayakan beliau belajar disitu, beliau telah diuji oleh Syeikh Salim Rahmatullah sendiri dan Syeikh Hasan Muhammad al-Masysyath. Keputusan beliau amat memuaskan dan boleh masuk terus ke kelas tahap 3 tetapi Tuan Guru Haji Muhammad Zainuddin mahu memasuki kelas tahap 2 terlebih dahulu dengan alasan mahu mendalami ilmu Nahwu dan Sharaf. Prestasi akademiknya sangat luar biasa dan beliau berjaya menyelesaikan pengajiannya dalam tempoh 6 tahun sahaja, 3 tahun lebih cepat dari tempoh lazimnya. Tuan Guru Haji Muhammad Zainuddin Abdul Madjid menyelesaikan pengajian di Madrasah al-Shaulatiyah pada 22 Dzulhijjah 1353 H dengan keputusan mumtaz. Sebagai penghargan atas prestasinya Mudir Madrasah Al-Shaulatiyah sendiri iaitu Syeikh Salim Rahmatullah telah mengundang ahli kaligrafi terbaik di Makkah untuk menulis ijazah Tuan Guru Haji Muhammad Zainuddin, bahkan beliau mengatakan bahawa, “Madrasah Al-Shaulatiyah tidak perlu memiliki murid yang banyak, cukup satu orang saja asalkan memiliki prestasi dan berkualiti seperti Zainuddin”. Selepas menyelesaikan pengajiannya, beliau tidak terus pulang ke tanah asal tetapi mendah kitab fiqh dengan Syeikh Abdul Hamid Abdullah al-Yamani. Diperkirakan beliau berada di Makkah sekitar 13 tahun untuk menimba ilmu disana.
Sebenarnya, guru-guru Tuan Guru Haji Muhammad Zainuddin sangat ramai. Antara ulama besar yang pernah menjadi gurunya ialah seperti
Guru-guru yang mengajarkan al-Qur’an dan Kitab Melayu:
1. Tuan Guru Haji Abdul Majid (ayahandanya sendiri)
2. Tuan Guru Haji Syarafuddin Pancor Lombok Timur
Tuan Guru Haji Muhammad Sa’id Pancor Lombok Timur
3. Tuan Guan Haji Abdullah bin Amaq Dujali Kelayu Lombok Timur
4. Al ‘Alim al-‘Allamah al-Syeikh al-Kabir al-Arifubillah Maulana Syeikh Hasan Muhammad al- al-Masysyath
5. Al ‘Alim al-‘Allamah al-Faqih Maulana al-Syeikh Umar Bajunaid al- Syafi’i
6. Al ‘Alim al-‘Allamah al-Faqih Maulana Syeikh Muhammad Syaid al-Yamani al-Syafi’i
7. Al ‘Alim al-‘Allamah al-Mutaffanin Sibawaihi Zanamihi Maulana Syeikh Ali al-Maliki
8. Maulana Syeikh Abu Bakar al-Palimbani
9. Maulana Syeikh Hasan Jambi al-Syafi’i
10. Al ‘Alim al-‘Allamah al-Muffasir Maulana al-Syeikh Abdul Qadir al-Mandili al-Syafi’i
11. Al ‘Alim al-‘Allamah al-Shufi Maulana Syeikh Muhtar Betawi al-Syafi’i
12. Al ‘Alim al-‘Allamah al-Muhaddith Maulana Syeikh Umar Hamdan al Mihrasi al-Maliki
13. Al ‘Alim al- ‘Allamah al-Muhaddith Maulana Syeikh Abdul Qadir al-Syibli al-Hanafi
14. Al ‘Alim al-‘Allamah al-Adib al-Shufi Maulana Syeikh al-Syayid Muhammad Amin al-Kuthbi al-Hanafi
15. Al ‘Alim al-‘Allamah Maulana Syeikh Muhsin al-Musahwa al-Syafi’i
16. Al ‘Alim al-‘Allamah al-Falaqi Maulana Syeikh Khalifah al-Maliki
17. Al ‘Alim al-‘Allamah Maulana Syeikh Jamal al-Maliki
18. Maulana Syeikh al-Shahih Muhammad Shalih Mukhtar al-Makhdum al-Hanafi
19. Al-‘Alim al-‘Allamah al-Syafi’i Maulana Syeikh Mukhtar al-Makhdum Al Hanafi
20. Maulana Syeikh al-Syayid Ahmad Dahlan al-Syafi’i
21. Maulana Syeikh Salim Cianjur al-Syafi’i
22. Al-‘Alim al-‘Allamah al-Muarrikh Maulana Syeikh Salim Rahmatullah al-Maliki
23. Maulana Syeaikh Abdul Gani al-Maliki
24. Maulana Syeikh al-Syayid Muhammad Arabi al-Tubani al-Jasairi al-Maliki
25. Maulana Syeikh al-Faruq al-Maliki
26. Maulana Syeikh al-Wa’id al-Syeikh Abdullah al-Farisi
27. Maulana Syeikh Mala Musa
Guru Ilmu Tajwid, al-Qur’an dan Qiraat Sab’ah:
1. Al-Syeikh Jamal Mirdad (Imam di makam Imam Hanafi di Masjidil Haram)
2. Al-Syeikh Umar Arba’in (Ahli Qur’an dan Qasidah yang sangat terkenal)
3. Al-Syeikh Abdul Latif Qari (Guru Besar di Qiraat Sab’ah di Madrasah Al-Shaulatiyah)
4. Al-Syeikh Muhammad Uba’id (Guru Besar dalam bidang Tajwid dan Qiraat yang sangat terkenal di Makkah).
Ilmu Fiqh, Tasawuf, Tajwid, Usulul Fiqh dan Tafsir:
1. Al-‘Alamah ‘al-Syeikh Umar Bajunaid al-Syafi’i
2. Al-‘Alimul al-Alamah al-Syeikh Muhammad Said al-Yamani
3. Al-‘Alamah al-Syeikh Muhtar Betawi
4. Al-‘Alamah al-Syeikh Abdul Qadir al-Mandili (Murid Khusus dari al- ‘Allamah Syeikh Ahmad Hamud Minangkabau Sumatera Barat)
5. Al-‘Alamah al-Faqih Abdul Hamid Abdur Rabb al-Yamani
6. Al-‘Mutaffanin al-‘Allamah al-Syayid Muhsin al-Musawa (Pendiri Darul Ulum al-Diniyah Makkah Mukarramah)
7. Al-‘Allamah al-Adib al-Syeikh Abdullah al-Lajahi al-Farisi (Pengarang Yang Sangat Terkenal)
Guru Ilmu Arud (Syair Bahasa Arab):
1. Al-‘Alim al-‘Allamah al-Syeikh Abdul Qani al-Qadli
2. Al-‘Alim al-‘Allamah al-Adib al-Sayyid Muhammad Amin al-Kutbi
Guru Ilmu Falak:
1. Maulana Syeikh Cianjur (Jawa Barat)
2. Al-‘Alim al-‘Allamah al-Falaki Maulana Syaikh Khalifah al-Makki
3. Al-‘Alim al-‘Allamah al-Sayyid Ahmad Dahlan Sadakah al-Syafi’i
Guru Ilmu Hadith, Mustalahul Hadith, Mustahul Tafsir, Ilmu Fara’id, Sirah (Tarikh) dan pelbagai Ilmu Alat (Nahu-Syaraf):
1. Al-‘Allamah al-Qabir Sibawaihi Zamanihi al-Syeikh al-Maliki
2. Al-‘Allamah al-Jalil Assyeikh Jamal al-Maliki
3. Al-‘Alim al-‘Allamah al-Kabir al-Muhaddith Maulana Syeikh Umar Hamdan al-Mihrazi al-Syafi’i
4. Al ‘Alimul ‘Allamah al-Kabir al-Muhaddith Maulana Syeikh Abdullah al-Buhari al-Syafi’i (Mufti Istanbul)
5. Maulana Wamurabbi Abil Barokah al-‘Alim al-‘Allamah al-Ushuli al-Muhaddith al-Shufi al-‘Arifubillah Maulana Syeikh Hasan Muhammad al-Masysyath al-Maliki
6. Al-‘Alim al-‘Allamah al-Shorfi Maulana Syeikh Muftar Makdum al-Hanafi
7. Al-‘Alim al-‘Allamah Maulana Syeikh al-Sayyid Muhsin al-Musawa
8. Al-‘Alim al-‘Allamah al-Adib al-Shufi Maulana Syeikh al-Sayyid Muhammad Amin al-Kutbi al-Hanafi
9. Al-‘Alim al-‘Allamah al-Syeikh Umar al-Faruk al-Maliki
10. Al-‘Alim al-‘Allamah al-Kabir al-Syeikh Abdul Qadir al-Syalabi al-Hanafi
Guru Ilmu Awrad (Ahzab):
1. Al-‘Alim al-‘Allamah (Kiyai Falaj) (Bogor Jawa Barat)
2. Maulana Syeikh Malla Musa al-Maqribi
Guru Khat (Kaligrafi):
1. Al-Khattah al-Syeikh Abdul Aziz Langkat
2. Al-Khattah al-Syeikh Daud al-Rumani al-Fathani
3. Al-Khattah al-Syeikh Muhammad al-Ra’is al-Maliki
Diriwayatkan bahawa Tuan Guru Haji Muhammad Zainuddin kembali ke kampung halamannya setelah mendapat arahan dari gurunya yang paling beliau hormati iaitu Syeikh Hasan Muhammad al-Masysyath, pada tahun 1934. Sebaik tiba di Pulau Lombok beliau langsung mendirikan sebuah pondok atau pesantren yang dikenali dengan nama Pesantren al-Mujahidin. Pada tahun 1356 H bersamaan 1937 M. beliau mendirikan sebuah lagi pusat pengajian yang dikenali dengan nama Madrasah Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI). Madrasah ini khusus untuk mendidik pelajar lelaki. Pada tahun 1362 H bersamaan dengan 1943 M, beliau mendirikan pula Madrasah Nahdlatul Banat Diniah Islamiyah (NBDI) khusus untuk membimbing pelajar wanita. Kedua-dua madrasah ini dianggap sebagai madrasah pertama di Pulau Lombok yang berkembang dengan pesatnya dan bernaung di bawah satu bumbung yang disebut sebagai Nahdlatul Wathan. Kedua-dua madrasah ini lalu dikenali masyarakat dengan panggilan pondok pesantren ‘Dar al-Nahdlatain Nahdlatul Wathan’. Ringkasnya sumbangan Tuan Guru Haji Muhammad Zainuddin dalam mengembangkan bidang pendidikan sangat banyak antaranya ialah seperti,
1. mendirikan Akademi Paedagogik NW pada tahun 1964
2. mendirikan Ma’had Dar al-Qu’an wa al-Hadith al-Majidiyah Asy-Syafi’iyah Nahdlatul Wathan pada tahun 1965
3. mendirikan Ma’had li al-Banat pada tahun 1974
4. mendirikan Universitas Hamzanwadi dan menjadi rektor universiti pada tahun 1977
5. mendirikan Fakultas Tarbiyah Universitas Hamzanwadi pada tahun 1977
6. mendirikan STKIP Hamzanwadi pada tahun 1978
7. mendirikan Sekolah Tinggi Ilmu Syari’ah Hamzanwadi pada tahun 1978
8. mendirikan Yayasan Pendidikan Hamzanwadi pada tahun 1982
9. mendirikan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram pada tahun 1987
10. mendirikan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Hamzanwadi pada tahun 1987
11. mendirikan Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah Hamzanwadi pada tahun 1990
12. mendirikan Madrasah Aliyah Keagamaan putera-puteri pada tahun 1994
13. mendirikan Institut Agama Islam Hamzanwadi pada tahun 1996
Sementara sumbangan beliau dalam bidang dakwah adalah seperti berikut,
1. menjadi Amirul Haji dari Negara Indonesia Timur pada tahun 1947/48
2. menjadi anggota Delegasi Negara Indonesia Timur ke Arab Saudi pada tahun 1948/49
3. menjadi Konsulat NU Sunda Kecil pada tahun 1950
4. menjadi Ketua Badan Penasihat Masyumi Daerah Lombok pada tahun 1952
5. mendirikan Organisasi Nahdlatul Wathan pada tahun 1953
6. menjadi Ketua Umum PBNW Pertama pada tahun 1953
7. menjadi anggota Konstituante RI hasil Pemilu I pada tahun 1955
8. menjadi peserta KIAA (Konferensi Islam Asia Afrika) di Bandung pada tahun 1964
9. menjadi penasihat Majlis Ulama’ Indonesia (MUI) Pusat pada tahun 1971-82
10. menjadi Ketua Penasihat Bidang Syara’ Rumah Sakit Islam Siti Hajar Mataram (dari tahun 1975 hingga 1997)
Hasil tulisannya
Tuan Guru Haji Muhammad Zainuddin banyak mengarang kitab samada dalam bahasa Arab, Indonesia dan Sasak. Antaranya ialah seperti
Dalam bahasa Arab
Tuan Guru Haji Muhammad Zainuddin mendapat pendidikan awal dari ayahandanya sendiri. Beliau mula mengaji al-Quran dan ilmu-ilmu agama yang lain yang dididik oleh ayahandanya sejak usianya 5 tahun. Setelah berusia 9 tahun, Tuan Guru Haji Muhammad Zainuddin memasuki pendidikan formal yang disebut sebagai Sekolah Rakyat Negara. Setelah menamatkan pendidikan formalnya, beliau kemudiannya menuntut ilmu agama ulama besar tempat seperti Tuan Guru Haji Syarafudin dan Tuan Guru Haji Muhammad Sa’id dari Pancor serta Tuan Guru Abdullah bin Amaq Dulaji dari Desa Kelayu, Lombok Timur. Dengan ketiga-tiga guru ini, Tuan Guru Haji Muhammad Zainuddin menimba ilmu dalam sistem halaqah. Beliau berangkat ke Makkah ketika usianya mencecah 15 tahun untuk mendalami ilmu agama. Pada peringkat awal, beliau belajar di lingkaran halaqah di Masjidil Haram. Antara gurunya disitu ialah Syeikh Marzuki, seorang berketurunan Arab kelahiran Palembang yang sudah lama mengajar mengaji di Masjid Haram. Gurunya itu berusia sekitar 50 tahun ketika Tuan Guru Muhammad Zainuddin mula menimba ilmu dengannya. Beliau juga belajar ilmu sastera kepada ahli syair terkenal Makkah iaitu Syeikh Muhammad Amin al-Kutbi dan Sayyid Muhsin Al-Palembani, seorang berketurunan Arab kelahiran Palembang yang kemudiannya menjadi guru beliau di Madrasah al-Shaulatiyah. Selepas berlakunya Perang Wahhabi, Tuan Guru Haji Muhammad Zainuddin memasuki Madrasah al-Shaulatiyah yang pada masa itu dipimpin oleh Syeikh Salim Rahmatullah. Pada hari pertama beliau masuk ke madrasah itulah beliau telah bertemu Syeikh Hasan Muhammad al-Masysyath, guru utama beliau yang banyak mencorak keperibadian beliau. Dari gurunya inilah beliau mendapat risalah/ijazah dengan seluruh isi kitabnya yang bertajuk “al-Irsyad bi al-Dzikr ba’da Ma’alim al-Ijazah wa al-Asnaf”. Untuk menentukan tahap kelayakan beliau belajar disitu, beliau telah diuji oleh Syeikh Salim Rahmatullah sendiri dan Syeikh Hasan Muhammad al-Masysyath. Keputusan beliau amat memuaskan dan boleh masuk terus ke kelas tahap 3 tetapi Tuan Guru Haji Muhammad Zainuddin mahu memasuki kelas tahap 2 terlebih dahulu dengan alasan mahu mendalami ilmu Nahwu dan Sharaf. Prestasi akademiknya sangat luar biasa dan beliau berjaya menyelesaikan pengajiannya dalam tempoh 6 tahun sahaja, 3 tahun lebih cepat dari tempoh lazimnya. Tuan Guru Haji Muhammad Zainuddin Abdul Madjid menyelesaikan pengajian di Madrasah al-Shaulatiyah pada 22 Dzulhijjah 1353 H dengan keputusan mumtaz. Sebagai penghargan atas prestasinya Mudir Madrasah Al-Shaulatiyah sendiri iaitu Syeikh Salim Rahmatullah telah mengundang ahli kaligrafi terbaik di Makkah untuk menulis ijazah Tuan Guru Haji Muhammad Zainuddin, bahkan beliau mengatakan bahawa, “Madrasah Al-Shaulatiyah tidak perlu memiliki murid yang banyak, cukup satu orang saja asalkan memiliki prestasi dan berkualiti seperti Zainuddin”. Selepas menyelesaikan pengajiannya, beliau tidak terus pulang ke tanah asal tetapi mendah kitab fiqh dengan Syeikh Abdul Hamid Abdullah al-Yamani. Diperkirakan beliau berada di Makkah sekitar 13 tahun untuk menimba ilmu disana.
Sebenarnya, guru-guru Tuan Guru Haji Muhammad Zainuddin sangat ramai. Antara ulama besar yang pernah menjadi gurunya ialah seperti
Guru-guru yang mengajarkan al-Qur’an dan Kitab Melayu:
1. Tuan Guru Haji Abdul Majid (ayahandanya sendiri)
2. Tuan Guru Haji Syarafuddin Pancor Lombok Timur
Tuan Guru Haji Muhammad Sa’id Pancor Lombok Timur
3. Tuan Guan Haji Abdullah bin Amaq Dujali Kelayu Lombok Timur
4. Al ‘Alim al-‘Allamah al-Syeikh al-Kabir al-Arifubillah Maulana Syeikh Hasan Muhammad al- al-Masysyath
5. Al ‘Alim al-‘Allamah al-Faqih Maulana al-Syeikh Umar Bajunaid al- Syafi’i
6. Al ‘Alim al-‘Allamah al-Faqih Maulana Syeikh Muhammad Syaid al-Yamani al-Syafi’i
7. Al ‘Alim al-‘Allamah al-Mutaffanin Sibawaihi Zanamihi Maulana Syeikh Ali al-Maliki
8. Maulana Syeikh Abu Bakar al-Palimbani
9. Maulana Syeikh Hasan Jambi al-Syafi’i
10. Al ‘Alim al-‘Allamah al-Muffasir Maulana al-Syeikh Abdul Qadir al-Mandili al-Syafi’i
11. Al ‘Alim al-‘Allamah al-Shufi Maulana Syeikh Muhtar Betawi al-Syafi’i
12. Al ‘Alim al-‘Allamah al-Muhaddith Maulana Syeikh Umar Hamdan al Mihrasi al-Maliki
13. Al ‘Alim al- ‘Allamah al-Muhaddith Maulana Syeikh Abdul Qadir al-Syibli al-Hanafi
14. Al ‘Alim al-‘Allamah al-Adib al-Shufi Maulana Syeikh al-Syayid Muhammad Amin al-Kuthbi al-Hanafi
15. Al ‘Alim al-‘Allamah Maulana Syeikh Muhsin al-Musahwa al-Syafi’i
16. Al ‘Alim al-‘Allamah al-Falaqi Maulana Syeikh Khalifah al-Maliki
17. Al ‘Alim al-‘Allamah Maulana Syeikh Jamal al-Maliki
18. Maulana Syeikh al-Shahih Muhammad Shalih Mukhtar al-Makhdum al-Hanafi
19. Al-‘Alim al-‘Allamah al-Syafi’i Maulana Syeikh Mukhtar al-Makhdum Al Hanafi
20. Maulana Syeikh al-Syayid Ahmad Dahlan al-Syafi’i
21. Maulana Syeikh Salim Cianjur al-Syafi’i
22. Al-‘Alim al-‘Allamah al-Muarrikh Maulana Syeikh Salim Rahmatullah al-Maliki
23. Maulana Syeaikh Abdul Gani al-Maliki
24. Maulana Syeikh al-Syayid Muhammad Arabi al-Tubani al-Jasairi al-Maliki
25. Maulana Syeikh al-Faruq al-Maliki
26. Maulana Syeikh al-Wa’id al-Syeikh Abdullah al-Farisi
27. Maulana Syeikh Mala Musa
Guru Ilmu Tajwid, al-Qur’an dan Qiraat Sab’ah:
1. Al-Syeikh Jamal Mirdad (Imam di makam Imam Hanafi di Masjidil Haram)
2. Al-Syeikh Umar Arba’in (Ahli Qur’an dan Qasidah yang sangat terkenal)
3. Al-Syeikh Abdul Latif Qari (Guru Besar di Qiraat Sab’ah di Madrasah Al-Shaulatiyah)
4. Al-Syeikh Muhammad Uba’id (Guru Besar dalam bidang Tajwid dan Qiraat yang sangat terkenal di Makkah).
Ilmu Fiqh, Tasawuf, Tajwid, Usulul Fiqh dan Tafsir:
1. Al-‘Alamah ‘al-Syeikh Umar Bajunaid al-Syafi’i
2. Al-‘Alimul al-Alamah al-Syeikh Muhammad Said al-Yamani
3. Al-‘Alamah al-Syeikh Muhtar Betawi
4. Al-‘Alamah al-Syeikh Abdul Qadir al-Mandili (Murid Khusus dari al- ‘Allamah Syeikh Ahmad Hamud Minangkabau Sumatera Barat)
5. Al-‘Alamah al-Faqih Abdul Hamid Abdur Rabb al-Yamani
6. Al-‘Mutaffanin al-‘Allamah al-Syayid Muhsin al-Musawa (Pendiri Darul Ulum al-Diniyah Makkah Mukarramah)
7. Al-‘Allamah al-Adib al-Syeikh Abdullah al-Lajahi al-Farisi (Pengarang Yang Sangat Terkenal)
Guru Ilmu Arud (Syair Bahasa Arab):
1. Al-‘Alim al-‘Allamah al-Syeikh Abdul Qani al-Qadli
2. Al-‘Alim al-‘Allamah al-Adib al-Sayyid Muhammad Amin al-Kutbi
Guru Ilmu Falak:
1. Maulana Syeikh Cianjur (Jawa Barat)
2. Al-‘Alim al-‘Allamah al-Falaki Maulana Syaikh Khalifah al-Makki
3. Al-‘Alim al-‘Allamah al-Sayyid Ahmad Dahlan Sadakah al-Syafi’i
Guru Ilmu Hadith, Mustalahul Hadith, Mustahul Tafsir, Ilmu Fara’id, Sirah (Tarikh) dan pelbagai Ilmu Alat (Nahu-Syaraf):
1. Al-‘Allamah al-Qabir Sibawaihi Zamanihi al-Syeikh al-Maliki
2. Al-‘Allamah al-Jalil Assyeikh Jamal al-Maliki
3. Al-‘Alim al-‘Allamah al-Kabir al-Muhaddith Maulana Syeikh Umar Hamdan al-Mihrazi al-Syafi’i
4. Al ‘Alimul ‘Allamah al-Kabir al-Muhaddith Maulana Syeikh Abdullah al-Buhari al-Syafi’i (Mufti Istanbul)
5. Maulana Wamurabbi Abil Barokah al-‘Alim al-‘Allamah al-Ushuli al-Muhaddith al-Shufi al-‘Arifubillah Maulana Syeikh Hasan Muhammad al-Masysyath al-Maliki
6. Al-‘Alim al-‘Allamah al-Shorfi Maulana Syeikh Muftar Makdum al-Hanafi
7. Al-‘Alim al-‘Allamah Maulana Syeikh al-Sayyid Muhsin al-Musawa
8. Al-‘Alim al-‘Allamah al-Adib al-Shufi Maulana Syeikh al-Sayyid Muhammad Amin al-Kutbi al-Hanafi
9. Al-‘Alim al-‘Allamah al-Syeikh Umar al-Faruk al-Maliki
10. Al-‘Alim al-‘Allamah al-Kabir al-Syeikh Abdul Qadir al-Syalabi al-Hanafi
Guru Ilmu Awrad (Ahzab):
1. Al-‘Alim al-‘Allamah (Kiyai Falaj) (Bogor Jawa Barat)
2. Maulana Syeikh Malla Musa al-Maqribi
Guru Khat (Kaligrafi):
1. Al-Khattah al-Syeikh Abdul Aziz Langkat
2. Al-Khattah al-Syeikh Daud al-Rumani al-Fathani
3. Al-Khattah al-Syeikh Muhammad al-Ra’is al-Maliki
Diriwayatkan bahawa Tuan Guru Haji Muhammad Zainuddin kembali ke kampung halamannya setelah mendapat arahan dari gurunya yang paling beliau hormati iaitu Syeikh Hasan Muhammad al-Masysyath, pada tahun 1934. Sebaik tiba di Pulau Lombok beliau langsung mendirikan sebuah pondok atau pesantren yang dikenali dengan nama Pesantren al-Mujahidin. Pada tahun 1356 H bersamaan 1937 M. beliau mendirikan sebuah lagi pusat pengajian yang dikenali dengan nama Madrasah Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI). Madrasah ini khusus untuk mendidik pelajar lelaki. Pada tahun 1362 H bersamaan dengan 1943 M, beliau mendirikan pula Madrasah Nahdlatul Banat Diniah Islamiyah (NBDI) khusus untuk membimbing pelajar wanita. Kedua-dua madrasah ini dianggap sebagai madrasah pertama di Pulau Lombok yang berkembang dengan pesatnya dan bernaung di bawah satu bumbung yang disebut sebagai Nahdlatul Wathan. Kedua-dua madrasah ini lalu dikenali masyarakat dengan panggilan pondok pesantren ‘Dar al-Nahdlatain Nahdlatul Wathan’. Ringkasnya sumbangan Tuan Guru Haji Muhammad Zainuddin dalam mengembangkan bidang pendidikan sangat banyak antaranya ialah seperti,
1. mendirikan Akademi Paedagogik NW pada tahun 1964
2. mendirikan Ma’had Dar al-Qu’an wa al-Hadith al-Majidiyah Asy-Syafi’iyah Nahdlatul Wathan pada tahun 1965
3. mendirikan Ma’had li al-Banat pada tahun 1974
4. mendirikan Universitas Hamzanwadi dan menjadi rektor universiti pada tahun 1977
5. mendirikan Fakultas Tarbiyah Universitas Hamzanwadi pada tahun 1977
6. mendirikan STKIP Hamzanwadi pada tahun 1978
7. mendirikan Sekolah Tinggi Ilmu Syari’ah Hamzanwadi pada tahun 1978
8. mendirikan Yayasan Pendidikan Hamzanwadi pada tahun 1982
9. mendirikan Universitas Nahdlatul Wathan Mataram pada tahun 1987
10. mendirikan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Hamzanwadi pada tahun 1987
11. mendirikan Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah Hamzanwadi pada tahun 1990
12. mendirikan Madrasah Aliyah Keagamaan putera-puteri pada tahun 1994
13. mendirikan Institut Agama Islam Hamzanwadi pada tahun 1996
Sementara sumbangan beliau dalam bidang dakwah adalah seperti berikut,
1. menjadi Amirul Haji dari Negara Indonesia Timur pada tahun 1947/48
2. menjadi anggota Delegasi Negara Indonesia Timur ke Arab Saudi pada tahun 1948/49
3. menjadi Konsulat NU Sunda Kecil pada tahun 1950
4. menjadi Ketua Badan Penasihat Masyumi Daerah Lombok pada tahun 1952
5. mendirikan Organisasi Nahdlatul Wathan pada tahun 1953
6. menjadi Ketua Umum PBNW Pertama pada tahun 1953
7. menjadi anggota Konstituante RI hasil Pemilu I pada tahun 1955
8. menjadi peserta KIAA (Konferensi Islam Asia Afrika) di Bandung pada tahun 1964
9. menjadi penasihat Majlis Ulama’ Indonesia (MUI) Pusat pada tahun 1971-82
10. menjadi Ketua Penasihat Bidang Syara’ Rumah Sakit Islam Siti Hajar Mataram (dari tahun 1975 hingga 1997)
Hasil tulisannya
Tuan Guru Haji Muhammad Zainuddin banyak mengarang kitab samada dalam bahasa Arab, Indonesia dan Sasak. Antaranya ialah seperti
Dalam bahasa Arab
1. Risalah al-Tauhid
2. Sullam al-Hija Syarah Safinah al-Naja
3. Nahdlah al-Zainiah
4. At Tuhfah al-Amfenaniyah
5. Al Fawakih al-Nahdliyah
6. Mi’raj al-Shibyan ila Sama’i Ilm al-Bayan
7. Al-Nafahat ‘ala al-Taqrirah al-Saniyah
8. Nail al-Anfal
9. Hizib Nahdlatul Wathan
10. Hizib Nahdlatul Banat
11. Tariqat Hizib Nahdlatul Wathan
12. Shalawat Nahdlatain
13. Shalawat Nahdlatul Wathan
14. Shalawat Miftah Bab Rahmah Allah
15. Shalawat al-Mab’uts Rahmah li al-‘Alamin
2. Sullam al-Hija Syarah Safinah al-Naja
3. Nahdlah al-Zainiah
4. At Tuhfah al-Amfenaniyah
5. Al Fawakih al-Nahdliyah
6. Mi’raj al-Shibyan ila Sama’i Ilm al-Bayan
7. Al-Nafahat ‘ala al-Taqrirah al-Saniyah
8. Nail al-Anfal
9. Hizib Nahdlatul Wathan
10. Hizib Nahdlatul Banat
11. Tariqat Hizib Nahdlatul Wathan
12. Shalawat Nahdlatain
13. Shalawat Nahdlatul Wathan
14. Shalawat Miftah Bab Rahmah Allah
15. Shalawat al-Mab’uts Rahmah li al-‘Alamin
Dalam bahasa Indonesia dan Sasak
1. Batu Ngompal
2. Anak Nunggal
3. Taqrirat Batu Ngompal
4. Wasiat Renungan Masa I dan II
2. Anak Nunggal
3. Taqrirat Batu Ngompal
4. Wasiat Renungan Masa I dan II
Beliau turut mengarang bait-bait nasyid antaranya seperti
1. Ta’sis NWDI
2. Imamuna al-Syafi’i
3. Ya Fata Sasak
4. Ahlan bi Wafid al-Zairin
5. Tanawwar
6. Mars Nahdlatul Wathan
7. Bersatulah Haluan
8. Nahdlatain
9. Pacu Gama’
2. Imamuna al-Syafi’i
3. Ya Fata Sasak
4. Ahlan bi Wafid al-Zairin
5. Tanawwar
6. Mars Nahdlatul Wathan
7. Bersatulah Haluan
8. Nahdlatain
9. Pacu Gama’
di ambil dari http://ikantongkol09-tokoh.blogspot.com oleh Krens Lotim (MA).
ILMU ORANG SASAK
Mengenal ilmu gaib orang sasak
Dimanapun di seluruh dunia. Pasti ada yang namanya ilmu gaib, entah di Amerika, Inggris, Afrika, Asia, Australia, Indonesia sudah tentu, kalau dilihat filemnya justru yang ditonjolkan ilmu gaibnya. Bukan ilmiahnya kayak filem barat.
Oke kita lanjut ke Sasak tercinta, dimana banyak dari orang-orang yang kucinta berada.
Ilmu gaib sudah barang tentu sangat banyak ragam dan jenisnya. Dilihat dari tujuan pemakaian, maka kita bisa bagi dua, ada ilmu putih dan ada ilmu hitam. Ilmu putih digunakan untuk tujuan kebaikan dan ilmu hitam digunakan dengan tujuan kejahatan.
Dilihat dari segi Fisiknya, maka bisa kita bagi dua, ada ilmu mame (lelaki) dan ada ilmu nine (perempuan). Ilmu mame adalah semua ilmu yang pada dasarnya untuk digunakan bertarung atau berkelahi secara nyata, sedangkan ilmu nine justru untuk menghindari pertempuran.
Ketika seorang beranjak remaja, dalam suku sasak biasanya kita akan belajar pergi midang (pergi apel ke rumah anak gadis), semakin jauh tempat kita midang dan apabila berani pergi sendiri, maka itu merupakan sebuah kebanggaan yang akan senang kita ceritakan.
Dan apabila sudah demikian, tentu saja sesorang akan mulai belajar beladiri. Dalam sasak banyak sekali perguruan silat yang ada. Ada Pencak, ada Abang Ujang, ada Abang Mansur, ada Konte, ada cempaka putih, dan lain sebagainya.
Nah, biasanya ketika seseorang menamatkan jurusnya, barulah ia akan mendapat pelajaran imu gaib. Biasanya diajari ilmu nine dulu, baru kemudian ilmu mame.
Agar ilmu yang kita terima dari guru bisa dipakai (jadi), maka biasanya kita diharuskan untuk bejarik (pergi mandi tengah malam ke tempat sepi, tak boleh seorangpun mengetahui sampai kita mendapatkan mimpi tanda ilmu itu sudah jadi) disertai dengan melakukan beberapa persaratan tertentu (misalnya selama kita belum mendapatkan mimpi tertentu, kita tidak boleh lewat di bawah jemuran, tidak boleh dilewati dari belakang jika kita duduk, dll).
Untuk ilmu mame, biasanya mimpi yang ditunggu berupa mimpi masuk ke gua, untuk tingkatan no.1, kemudian tingkatan no.2 mimpi masuk masjid, kemudian tingkatan 3 mimpi masuk rumah.
Sedangkan untuk ilmu nine, mimpi tanda jadi adalah jika bermimpi menangkap burung. Tingkatan no.1 adalah mimpi menunggang kuda putih, tingkatan no.2 mimpi menangkap burung, tingkatan no.3 mimpi menangkap ayam.
Nah, setelah ilmu dianggap jadi, biasanya ilmu tersebut akan ditest oleh pemiliknya, hal ini dapat dilakukan dengan pergi ke tempat tertentu dimana disana kita akan bertemu pula dengan orang yang punya maksud sama.
Tempat tertentu ini bisa sebuah gunung yang sepi, hutan, atau pinggir sungai. Di lombok Timur konon ada sebuah Gunung yang sampai sekarang pada malam-malam tertentu akan didatangi orang untuk tujuan mengetest ilmunya.
Jika pada saat tersebut orang itu mati, konon akan dikubur langsung ditempat tersebut. Tapi sangat jarang hal tersebut terjadi, karena seorang tak akan berani mengetes ilmunya jika ilmu tersebut belum jadi.
Nah, jika seorang remaja sudah berguru ke banyak orang, barulah ia akan merasa menjadi lelaki sejati. Tak takut akan parang, berani pergi ke mana saja sendiri, bertapa di gua, jalan-jalan ke tempat angker, menyepi ke tempat sunyi dan lain sebagainya. Sejak saat itu, resmilah ia menjadi lelaki sejati.
Adapun untuk ilmu sasak bacaannya bermacam-macam bahasanya, ada yang sasak tulen, bahasa bali, al-qur’an, jawa dan lain sebagainya.
Oke, baik, izinkan saya untuk membisikan mantera sakti lewat telinga kanan anda “cory cuman bercanda.
Untuk ilmu sasak, biasanya diawali bacaan Bismillah, kemudian selanjutnya diikuti sejenis pantun, dan diakhiri dengan ucapan “berkat Laa Ila Haillallah.”
Setelah saya merenung-renung sendiri dan berpikir, kok mantera ini seperti hipnotis, artinya ketika mantera di baca maka jadilah ia dengan izin Tuhan.
Saya berpikir ketika kita sedang membaca mantera, sesungguhnya kita sedang menghipnotis diri kita dengan sugesti atau mantera tersebut.
Misalnya, dalam mantera ada kata (mantera di bawah ini bukanlah mantera yang sebenarnya, sekedar contoh saja)
“Aku kukuh,..........................
awakku bekulit .....................
matengku ......................
Embokku ................
Bulungku ..............
Lebur ................,
mate satus .........................,
Berkat La Ila haillallah.”
Dan setelah mantera selesai dirapal, maka jadilah ia seperti kata mantera itu. Kalau di reality show hipnotis kan seperti itu. Orang diberi sugesti sesuatu yang diluar batas kemampuannya, tapi jadilah ia.
Pertanyaannya yang lain kenapa dengan mantera maka akan tercapailah apa yang kita inginkan tersebut? Konon dalam setiap kata dalam mantera ada hadam penjaganya (jin penjaga). Hadam inilah yang sebenarnya bangkit ketika mantera diucapkan.
Contoh-contoh nama ilmu dalam suku sasak
A. Ilmu putih
1. Ilmu seranggas (membuka, merusak sesuatu yang terkunci)
2. Sempoter (untuk melawan tuselak (leak)
3. Ilmu Sempurne (ilmu sempurna)
4. Ilmu Alif (ilmu Alif)
5. Sentulak (ilmu untuk mengembalikan sihir ke pemiliknya)
6. Ilmu kebal (ilmu kebal)
7. Kotak tauhid (ilmu kotak tauhid)
8. 99 nunggal 1 (mati 99 hidup 1)
9. mate jelo (ilmu untuk membakar leak)
10. angin oloh (memanggil angin badai)
B. Ilmu Hitam
1. Banggru (membuat orang kesurupan)
2. Soke (teluh)
3. Lomak-lompe (sejenis bedak yang jika dicium baunya akan menyebabkan yang mencium baunya sakit.)
4. Begik (sihir)
5. Pedang pekir (membunuh dengan menusuk bayangannya di air menggunakan baskom)
6. Kedebong Embus (membusuk seperti batang pisang)
7. Semanis Mate (untuk menipu mata orang)
8. Selak (leak)
9. seher (sihir)
10. Sencoet (Ilmu untuk membuat orang terus menerus kentut)
11. Senggeteng (ilmu untuk mengikat orang agar gak bisa kawin)
C. Ilmu Nine
1. Senjerit mayit, senjerit macan
2. senggeger
3. puji
4. jaran guyang
5. Semerik
6. Turun Tangis
7. Kecial Kuning
D. Lainnya
1. Ilmu Nyandar (masuk rumah dengan bersandar di dinding)
2. Ilmu Telang (ilmu menghilang)
3. Ilmu nengkesur (ilmu terbang)
4. Sembongkem (ilmu agar orang tak bisa bergerak, berbunyi)
5. Serep (ilmu untuk menidurkan orang)
6. Ilmu penyengker (ilmu untuk benteng pertahenan)
7. Pukulan jarak jauh (memukul jarak jauh)
8. Ilmu Semesang (ilmu meringankan tubuh)
9. Ilmu Batu (ilmu untuk melawan batu)
10. Belae Buntung (ilmu untuk menyambung tubuh yag terpotong dengan minyak
Dimanapun di seluruh dunia. Pasti ada yang namanya ilmu gaib, entah di Amerika, Inggris, Afrika, Asia, Australia, Indonesia sudah tentu, kalau dilihat filemnya justru yang ditonjolkan ilmu gaibnya. Bukan ilmiahnya kayak filem barat.
Oke kita lanjut ke Sasak tercinta, dimana banyak dari orang-orang yang kucinta berada.
Ilmu gaib sudah barang tentu sangat banyak ragam dan jenisnya. Dilihat dari tujuan pemakaian, maka kita bisa bagi dua, ada ilmu putih dan ada ilmu hitam. Ilmu putih digunakan untuk tujuan kebaikan dan ilmu hitam digunakan dengan tujuan kejahatan.
Dilihat dari segi Fisiknya, maka bisa kita bagi dua, ada ilmu mame (lelaki) dan ada ilmu nine (perempuan). Ilmu mame adalah semua ilmu yang pada dasarnya untuk digunakan bertarung atau berkelahi secara nyata, sedangkan ilmu nine justru untuk menghindari pertempuran.
Ketika seorang beranjak remaja, dalam suku sasak biasanya kita akan belajar pergi midang (pergi apel ke rumah anak gadis), semakin jauh tempat kita midang dan apabila berani pergi sendiri, maka itu merupakan sebuah kebanggaan yang akan senang kita ceritakan.
Dan apabila sudah demikian, tentu saja sesorang akan mulai belajar beladiri. Dalam sasak banyak sekali perguruan silat yang ada. Ada Pencak, ada Abang Ujang, ada Abang Mansur, ada Konte, ada cempaka putih, dan lain sebagainya.
Nah, biasanya ketika seseorang menamatkan jurusnya, barulah ia akan mendapat pelajaran imu gaib. Biasanya diajari ilmu nine dulu, baru kemudian ilmu mame.
Agar ilmu yang kita terima dari guru bisa dipakai (jadi), maka biasanya kita diharuskan untuk bejarik (pergi mandi tengah malam ke tempat sepi, tak boleh seorangpun mengetahui sampai kita mendapatkan mimpi tanda ilmu itu sudah jadi) disertai dengan melakukan beberapa persaratan tertentu (misalnya selama kita belum mendapatkan mimpi tertentu, kita tidak boleh lewat di bawah jemuran, tidak boleh dilewati dari belakang jika kita duduk, dll).
Untuk ilmu mame, biasanya mimpi yang ditunggu berupa mimpi masuk ke gua, untuk tingkatan no.1, kemudian tingkatan no.2 mimpi masuk masjid, kemudian tingkatan 3 mimpi masuk rumah.
Sedangkan untuk ilmu nine, mimpi tanda jadi adalah jika bermimpi menangkap burung. Tingkatan no.1 adalah mimpi menunggang kuda putih, tingkatan no.2 mimpi menangkap burung, tingkatan no.3 mimpi menangkap ayam.
Nah, setelah ilmu dianggap jadi, biasanya ilmu tersebut akan ditest oleh pemiliknya, hal ini dapat dilakukan dengan pergi ke tempat tertentu dimana disana kita akan bertemu pula dengan orang yang punya maksud sama.
Tempat tertentu ini bisa sebuah gunung yang sepi, hutan, atau pinggir sungai. Di lombok Timur konon ada sebuah Gunung yang sampai sekarang pada malam-malam tertentu akan didatangi orang untuk tujuan mengetest ilmunya.
Jika pada saat tersebut orang itu mati, konon akan dikubur langsung ditempat tersebut. Tapi sangat jarang hal tersebut terjadi, karena seorang tak akan berani mengetes ilmunya jika ilmu tersebut belum jadi.
Nah, jika seorang remaja sudah berguru ke banyak orang, barulah ia akan merasa menjadi lelaki sejati. Tak takut akan parang, berani pergi ke mana saja sendiri, bertapa di gua, jalan-jalan ke tempat angker, menyepi ke tempat sunyi dan lain sebagainya. Sejak saat itu, resmilah ia menjadi lelaki sejati.
Adapun untuk ilmu sasak bacaannya bermacam-macam bahasanya, ada yang sasak tulen, bahasa bali, al-qur’an, jawa dan lain sebagainya.
Oke, baik, izinkan saya untuk membisikan mantera sakti lewat telinga kanan anda “cory cuman bercanda.
Untuk ilmu sasak, biasanya diawali bacaan Bismillah, kemudian selanjutnya diikuti sejenis pantun, dan diakhiri dengan ucapan “berkat Laa Ila Haillallah.”
Setelah saya merenung-renung sendiri dan berpikir, kok mantera ini seperti hipnotis, artinya ketika mantera di baca maka jadilah ia dengan izin Tuhan.
Saya berpikir ketika kita sedang membaca mantera, sesungguhnya kita sedang menghipnotis diri kita dengan sugesti atau mantera tersebut.
Misalnya, dalam mantera ada kata (mantera di bawah ini bukanlah mantera yang sebenarnya, sekedar contoh saja)
“Aku kukuh,..........................
awakku bekulit .....................
matengku ......................
Embokku ................
Bulungku ..............
Lebur ................,
mate satus .........................,
Berkat La Ila haillallah.”
Dan setelah mantera selesai dirapal, maka jadilah ia seperti kata mantera itu. Kalau di reality show hipnotis kan seperti itu. Orang diberi sugesti sesuatu yang diluar batas kemampuannya, tapi jadilah ia.
Pertanyaannya yang lain kenapa dengan mantera maka akan tercapailah apa yang kita inginkan tersebut? Konon dalam setiap kata dalam mantera ada hadam penjaganya (jin penjaga). Hadam inilah yang sebenarnya bangkit ketika mantera diucapkan.
Contoh-contoh nama ilmu dalam suku sasak
A. Ilmu putih
1. Ilmu seranggas (membuka, merusak sesuatu yang terkunci)
2. Sempoter (untuk melawan tuselak (leak)
3. Ilmu Sempurne (ilmu sempurna)
4. Ilmu Alif (ilmu Alif)
5. Sentulak (ilmu untuk mengembalikan sihir ke pemiliknya)
6. Ilmu kebal (ilmu kebal)
7. Kotak tauhid (ilmu kotak tauhid)
8. 99 nunggal 1 (mati 99 hidup 1)
9. mate jelo (ilmu untuk membakar leak)
10. angin oloh (memanggil angin badai)
B. Ilmu Hitam
1. Banggru (membuat orang kesurupan)
2. Soke (teluh)
3. Lomak-lompe (sejenis bedak yang jika dicium baunya akan menyebabkan yang mencium baunya sakit.)
4. Begik (sihir)
5. Pedang pekir (membunuh dengan menusuk bayangannya di air menggunakan baskom)
6. Kedebong Embus (membusuk seperti batang pisang)
7. Semanis Mate (untuk menipu mata orang)
8. Selak (leak)
9. seher (sihir)
10. Sencoet (Ilmu untuk membuat orang terus menerus kentut)
11. Senggeteng (ilmu untuk mengikat orang agar gak bisa kawin)
C. Ilmu Nine
1. Senjerit mayit, senjerit macan
2. senggeger
3. puji
4. jaran guyang
5. Semerik
6. Turun Tangis
7. Kecial Kuning
D. Lainnya
1. Ilmu Nyandar (masuk rumah dengan bersandar di dinding)
2. Ilmu Telang (ilmu menghilang)
3. Ilmu nengkesur (ilmu terbang)
4. Sembongkem (ilmu agar orang tak bisa bergerak, berbunyi)
5. Serep (ilmu untuk menidurkan orang)
6. Ilmu penyengker (ilmu untuk benteng pertahenan)
7. Pukulan jarak jauh (memukul jarak jauh)
8. Ilmu Semesang (ilmu meringankan tubuh)
9. Ilmu Batu (ilmu untuk melawan batu)
10. Belae Buntung (ilmu untuk menyambung tubuh yag terpotong dengan minyak
Langganan:
Postingan (Atom)